Sabtu, 25 Januari 2025

KOLABORASI ANTAR GENERASI

Apa itu kolaborasi?  Jika bersumber dari KBBI kolaborasi adalah kerjasama membuat sesuatu. dalam penjelasan secara umum kolaborasi adalah hubungan kerjasama yang dilakukan lebih dari satu pihak. Dalam tulisan ini, penulis atau mengganti pihak itu sebagai generasi. 

Kenapa antar generasi perlu berkolaborasi? Karena Setiap generasi memiliki ciri khas tersediri bahkan labeling yang disematkan padanya. Sering kali jurang antar mereka  membuat kerjasama tidak berjalan lancar. Bahkan kadang kala dapat berakhir putusnya tali kolaborasi tidak harmonis dalam melaksanan visi dan misi suatu organisasi. Jika antar generasi dalam suatu bangsa tidak mampu bekerjasama, maka mustahil   cita-cita itu dapat tercapai.  berikut ini, Ada beberapa kolaborasi yang secara teknis dapat dilakukan bersama, yaitu:

1. Diskusi langsung (tatap mata)

Gap antar generasi sebagian besar berada pada sisi penggunaan teknologi dan informasi. Generasi baby boomer dan dengan gen angkatan sebelumnya yang cenderung belum melek teknologi. Sehingga gen Z lebih sering diberikan tugas yang berhubungan dengan teknologi Informasi. Sebaliknya gen Z merasa terlalu terbebani dengan double job, atau tambahan tugas yang harusnya tugas itu bisa dikerjakan bersama-sama walaupun beda generasi. Oleh sebab itu,  inisiatif antar generasi penting untuk saling  bertemu secara langsnug untuk  merumuskan pemecahanan masalah bersama, jangan diki-dikit curhat dan sebar di medsos.  Diskusi langsung ini tentu juga dapat dilakukan dengan pelatihan intensif, atau pembagian tugas yang adil yang sesuai dengan angkatan generasi dan kompetensi, atau hal lainnya  Yang pasti antar generasi pasti ada titik temu yang digunakan untuk berkolaborasi dengan baik.  Ingatlah, generasi adalah sebuah roda agar mesin berjalan dengan baik. Roda dan Mesin tersebut adalah hubungan antar organisasi, negara, bahkan masyarakat dunia.

2. Kolaborasi sebagai gerakan sosial. 

Kolaborasi sebagai gerakan sosial adalah kerja-kerja nyata yang harus ditanamkan pada semua orang dimanapun berada. Bahwa setiap generasi harus saling memahami perbedaan mereka dan titik temunya, agar bersama-sama dapat menabur benih-benih baik dimanapun. Pengetahuan akan kelemahan dan kelebihan antar generasi akan  mendorong kerjasama massal ini berjalan sesuai harapan. Tentu ini juga sesuai dengan budaya luhur bangsa Indonesia yaitu Gotong Royong. Adapun, dalam hal teknis dan lingkup kecil untuk saling melengkapi maupun mendukung antar generasi, contohnya adalah dalam grup Whatsapp keluarga, biasanya orang tua, akan lebih mudah percaya pada berita hoax, disitulah fungsi gen Z untuk menverifikasi dan transfer ilmu dalam keluarga bahwa berita itu tidak benar, tentu juga dengan komunikasi yang santun agar dapat diterima semua anggota keluarga. 



Banjarmasin, 25 Januari 2025

Afrelan Sius Silalahi


Senin, 20 Januari 2025

Kopi & Secangkir Cerita

Dianterin kata dalam bentuk kata pengantar. 

Kopi ke-1

Kopi adalah minuman sejuta makna.  Kopi menjadi minuman yang penuh dengan cerita, canda,  bahkan jadi  teman bercerita. Jika kau sendiri dan  tidak punya teman untuk bercerita, berbicaralah dengan secangkir kopi, mungkin kopi akan menjawab ceritamu dengan rasa pahit, manis, gurih, aroma buah, aroma tanah, atau bahkan rasa baru yang pertama kali kamu coba dalam hidupmu, dimana itu kau rasakan dari secangkir kopi. Maka tidak salah, jika aku memproklamasikan bahwa kopi itu penuh nuansa  misteri dan keindahan, begitulah kopi ibarat secangkir cerita hidup kita.

Kopi ke-2

Kopi berawal dari perjalan seorang pengembala kambing bernama kaldi. Ini ceritanya Kaldi lagi berada di dataran tinggi Ethiopia. Kopi itu dimakan kambingnya kaldi, dan si kambing pun menjadi energik. Nah, jika dari awal kopi ditemukan aja telah dapat membuat hewan menjadi energik, apalagi kita manusia. Kopi yang ditemukan pada abad ke-9 ini sampai dijuluki buah "kiriman dari surga". Kopi terlalu luas untuk diulas, sampai kadang tidak tahu harus mulai dari mana, dari sudut padang mana aku harus mulai menceritakan kopi ini. Atau biarkan aku yang bercerita, dan kopi yang mendegarkan atau kami saling bercerita. 

Oh iya, aku adalah seorang barista. Info yang sedikit penting bahwa menjadi barista adalah pekerjaan atau mungkin hobby kali ya,  kata orang-orang sih hobby yang dibayar. Menyenangkan tiap hari meracik minuman dan dicampur kopi atau bisa juga pure 100% kopi. Ratusan orang dan transaksi setiap hari ku lakukan. Melihat orang tersenyum dan menjadi semangat kembali dengan tegukan kopi pertamanya adalah kenikmatan tersendiri yang bisa ku lihat tiap hari. 

Kopi ke-3

Malam ini ku menulis lanjutan tentang secangkir cerita tanpa kopi. Tepat di atas meja bundar tempat biasa aku makan. Ruangan berukuran 3 kali 3 meter ini adalah saksi bisu saat aku harus berkomplentasi dalam membantu menulis apapun . Malam ini hujan turun dengan lebat, airnya berjatuhan terlalu deras tanpa terkendali. Tanah dan jalanan sampe tak sanggup menyerap, akhirnya dimuntahkan sebagian. Banyak jalanan tergenang dan tidak sedikit aktivitas warga yang terganggu.  Bahkan kata para ahli 2045 yang harusnya Indonesia Emas, malah kota ini diramalkan akan tenggelam. Apakah ini nanti akan jadi kota yang hilang di masa depan? 

Soal aktivitas terganggu, aku juga terganggu sebagai barista full time, dan ojol part time. Aku terpaksa memutar jalan untuk menjalanan pengantaran pesanan barang melalui aplikasi hijau yang ada not besar di tengah-tengahnya. Pada waktu lampau saat musim hujan juga,  aku pernah terjatuh di jalan raya saat genangan air begitu dalam, sedikit bagian kaki terluka, tapi orderan masuk harus aku selesaikan sebagai bentuk tanggung jawab. Begitulah terganggu nya perjalanan hidupku. Mungkin banyak juga orang di luar sana pasti terganggu. Warung-warung sulit dapat pelanggan, begitu juga masyarakat sulit beraktivitas.  

Kopi ke-4

Dini hari pulang kerja, aku ngobrol sama Abdo. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di kota ini. Warna kulitnya sawo matang, nga putih, nga hitam, tinggi 174 cm, dengan bobot badan 74 kg-an, rambut lurus, hidung pesek, mata coklat hitam. Seperti manusia pada umumnya. Saat ini dia berpikir dan bertanya kenapa manusia nga punya sayap? kan kalau punya sayap bisa terbang. Dengan sayap mudah kemana-mana, nga perlu kendaraaan, yang pasti nga kena macet. Sebuah imajianasi liar, tapi masuk akal. Mungkin pemikiran itu timbul karena kota ini sedang dilanda banjir. Ya kisah ini masih dalam nuansa kebanjiran.  Tapi aku berpikir jika manusia punya sayap, kaki jadinya kurang fungsi, karena sayap lebih digunakan kemanapun.  Manusia bisa obesitas, karena jarang gerak jalan. Terus manusia jadi mirip ibu peri, atau malaikat pada cerita dongeng. Nanti akan banyak perubahan cerita tentang dongeng, atau banyak romantisme masa lalu yang harus dirubah jika manusia punya sayap.  Atau ada kemungkinan juga jika manusia punya sayap, dan malas terbang, jadi mirip ayam. punya sayap tapi tampaknya hanya sebagai pelengkap, dan kebanyakan hidupnya dilewati tetap dengan berjalan dan mengais-gais tanah. 

Kopi ke-5

Kosong, hening, tenang, stress, lemas, binggung, lelah, sakit, pusing, itu semuanya terlalu berat. Sulit menggambarkan isi pikiran dan keadaan saat ini. Semua terlalu gelap, suram seperti masa depan hilang, walaupun masa depan belum tentu jadi milik ku. Hai, perkenalkan aku Gusto yang saat ini sedang menulis dalam kegelisahan hebat. Ternyata benar, tidak akan ada yang peduli padamu, jika bukan dirimu sendiri. Jadi, Kegelisahan ini adalah masalah ku sendiri yang harus ku hadapi sendiri, dan harus tuntas. 

Terbiasa menghadapi masalah besar, membuatku harus kuat menghadapi masalah apapun yang hadir. Kalian nga tahu kan masalahnya, tapi kalau dipikir-pikir ini hampir seperti masalah manusia-manusia rakyat jelata yang sudah menginjakkan usia sepereampat abadnya. Pada usia emasnya yang harusnya bersinar, namun ternyata banyak juga manusia yang harus redup dan menerima kenyataan bahwa  inilah hidup. KEJAM. Tapi di sisi lain ruang pikir hidupku, perjuangan ini belum selesai, harus tetap kuat dan siap membelah semua tantangan yang datang silih berganti. 

Kopi ke-6

Kembali dengan segelas kopi pada malam, otak ku kembali bangun dan tersadar tentang pemaknaan hidup. Aku pun mencari podcast dokter ahli bedah syaraf tentang otak ku ini. Kenapa aku ingin bahagia, tetapi sangat sulit untuk tercapai. Ternyata memang otak kita di desain untuk bertahan hidup, bukan untuk bahagia. Sehingga kalau di luar sana kita sering melihat gossiping, bullying, lying, huru-hara, korupsi, mencuri dan kelakuan manusia lainnya. Yang memberikan batasan pada perilaku kita sebagai human adalah moralitas atau pun hukum yang disepakati bersama. Moralitas ini pun masih subjektif, moralitas universal berbasis kemanusian, moral berbasis agama, moral berbasis biologi, dan basis-basis lainnya. 

Kopi ke-7

Kembali ke malam hari dalam suatu rumah di kota Banjarmasin, yang berukuran 20 kali 30 meter. rumah ini memiliki 3 kamar, dan 2 kamar mandi. Sedanngkan aku tidur di ruang tamu, karrna lebih lebar, dan memang rumah ini hanya tempat ku untuk singggah tidur. Di dalam rumah ini ada 5 orang, aku dan 4 orang mahasiswa salah satu perguruaan tinggi Islam di Banjarmasin ini. Ada Abdo seseorang yang telah di deskripsikan pada kopi ke-4, selanjutnya ada Ryan. Pria 160-an cm, bobot badan sekitar 53 kg, rambut belah dua seperti pangkas cemek. Ada perdebatan tentang halal dan haram. Anehnya perdebatan ini mengelitik karena ke-2 manusia debat kusir tanpa data dan fakta. Mereka terus beropini dalam debat, yaitu berawal dari pertanyaan Ryan tentang bika ambon, apakah halah dan haram? Terus di jawab abdo, emang bika ambon ada lemak babi? Anehnya tiba-tiba diskusi beralih lagi ke coklat memiliki lemak babi. Debat ini menghabiskan waktu lebih dari 60 menit.


Cara berhenti berlangganan BPJS-TK JHT Driver Gojek lewat email

Bagi driver gojek yang memiliki tagihan berlaganan program BJPSTK JHT dan  memilih ingin berhenti di tengah jalan, bisa karena alasan tidak ingin setiap bulan ada potongan rutin ataupun alasan lainnya. 
Adapun alamat email untuk mengajukan permohonan pemberhentian program tersebut adalah 
 driversupport@gojek.com

logo GoPatner aplikasi khusus driver Gojek.

Untuk langkah-langkah pemberhentian adalah sebagai berikut :
1. Siapkan dokumen berupa foto KTP, SIM, dan foto selfi dengan KTP
2. Siapkan alasan ingin berhenti mengikuti program .
3. Buka email anda dan klik tulis pesan yang ditujukan kepada driversupport@gojek.com
4. Subject pesan adalah  berhenti berlangganan program BPJSTK JHT
5. Dalam isi pesan tulisan nama lengkap sesuai aplikasi driver, No. HP terdaftar di akun gojek, dan lampirkan 3 berkas di atas (KTP, SIM, dan foto selfi pegang KTP) dan pastikan untuk foto SIM maksimal 1 MB.
6. Setelah melakukan langkah-langkah di atas akan dibalas pihak gojek, apabila ada berkas yangkurang atau untuk konfirmasi lama waktu proses pemberhentian BPJSTK JHT. 
7. Biasanya proses pemberhentian berlangganan ini adalah 7 hari. 

Sekian untuk pembahasan kali ini, jika ada kebingungan silahkan berikan komentar di bawah tulisan ini.

Terima kasih 
salam satu Aspal.

Senin, 13 Januari 2025

Gen Z dalam Tantangan Dunia Kerja : Label Generasi Lemah dan Generasi Mental Tempe

Gen Z adalah generasi yang lahir pada tahun  1997-2012 atau akhir tahun 90-an sebagai tahun hitungan awal kelahiran dan awal tahun 2010 sebagai akhir kelahiran gen Z. Generasi ini lahir dengan perkembangan teknologi dan infromasi yang begitu pesat. Kemajuan dan keterbukaan informasi membuat gen Z hidup pada masa-masa yang sangat promblematik bahkan sering juga dijuluki generasi  instan tanpa tahu cara berproses dan berproggress.

Sumber gambar : NU online


Tulisan ini dibuat untuk menjawab sebagian dilema masalah atau pertanyaan-pertanyaan di luar sana terkait gen Z yang dilabelin banyak hal-hal negatif. Beberapa hal-hal negatif tersebut, penulis coba jabarkan dan uraikan secara singkat:

1. Generasi serba instans 

Generasi Z dikatakan generasi serba instan. semua mau hasil yang cepat dan instan mendapatkan segalanya. Sebagai contoh, gen Z dalam bekerja ingin gaji yang besar namun minim pengalaman dan pengetahuan. Sehingga sekarang ini gen Z lebih banyak memilih menganggur daripada bekerja gaji UMR apalagi dibawahnya. Padahal di Indonesia pekerjaan dan industri yang terbuka besar dunia kerja adalah digaji UMR bahkan banyak dibawahnya. Gen Z ini sangat memilih-memilih pekerjaan, tanpa ingin mencoba dulu, berproses dulu, belajar  dulu baru mendapatkan pengalaman dan ilmu. Sehingga Proses tersebutlah yang membentuk valuesnya kedepannya. 


2. Generasi Tempe 

Generasi tempe disematkan pada gen Z akibat mental mereka yang dianggap menye-menye, gampang stress, tidak tahan bekerja dalam tekanan, dikit-dikit healing, work life balance, dan  kehidupan yang prolematik. Generasi ini akhirya diangggap lebih lemah dari generasi-generasi sebelumnya seperti generasi milenial dan baby boomer. Hal-hal ini banyak terjadi akibat keterbukaan informasi dan standardisasi generasi yang didasarkan pada sosmed. Standar gen Z sekarang adalah standar media sosial, kerja yang  penting happy, kerja harus seimbang dengan liburan.  Kerja cerdas bukan  kerja keras, ditekan atasan, besok berpikir ajukan resign. Komunikasi tidak beretika. diberikan evaluasi, merasa tersakiti, dan curhat masalahnya di sosmed. 


3. Generasi ikut-ikutan trend atau  FOMO 

FOMO atau Fear of Missing Out.  Gen Z menjadi generasi yang tidak mau ketinggalan trend yang viral di medsos. Mereka takut takut dianggap kurang pergaulan atau  tidak mengikuti perkembangan zaman. Sehingga banyak banget gen Z termakan  gaya marketing berbagai produk dan gaya hidup yang tinggi tanpa memperhatikan pendapatannya. Sehingga tidak heran jika sekarang gen Z banyak tidak melek financial, mereka banyak macet di sistem perbankan. Kemudahan penggunaan Paylater dipakai sembarangan tanpa diimbangi kemampuan membayar.  


Selanjutnya, dibalik pandangan negatif ini terkait gen Z ada masalah serius kini yang sedang menghantui Indonesia bahkan dunia secara global.


1. Gen Z tumbuh pada masa harga-harga mahal.

Gen Z sekarang hidup dimana harga-harga hanya sekedar hidup atau kebutuhan pokok sangat mahal. Harga Sandang, Pangan dan papan hampir sulit dijangkau generasi ini. Harga tanah selangit, kebutuhan sehari-hari mahal sehingga, gen Z ini sekarang sangat memilih pekerjaan dan memandang gaji yang ideal agar mereka setidaknya dapat bertahan hidup.     Hal ini juga tentu tidak masalah tungggal dari Gen Ztetapi juga dari gennerasi sebelumnya. dari gen X, Baby Boomer, dst. Mereka telah menguasasi tanah dengan dalih investasi zaman dulu. Sehinga semua harga tanah saat ini sudah sulit dijangkai gen Z , apalagi untuk memenuhi papan atau kebutuhan rumahnya. 

Berbagai kesulitan yang muncul dewasa ini juga didukung dari data dan angka pernikahan di Indonesia yang terus  menurun. Para pemuda usia matang untuk menikah menunda menikah bahkan mulai naik trend menunda kehamilan. Jadi Gen Z yang saat ini sedang berada di masa-masa yang sangat sulit. 


2. Gen Z tumbuh di era bonus demografi usia produktif. 

Jumlah lowongan pekerjaan di Indoensia tidak sesuai dengan jumlah pelamar. Jumlah usia produktif Indonesia sangat banyak, namun yang dituhkan dunia kerja hanay sedikit. Bahkan pekerjaan sebagai pelayan rumah makan pun yang dibutuhkan tidak sampai puluhan orang, dapat dilamar oleh ratusan orang. dan pekerjaan yang dibutuhkan ratusan orang dilamar oleh ribuan orang bahkan jutaan orang. Berbagai tantangan hebat ini membuat pelamar kerja sangat struggle dalam mencari pekerjaan apalagi untuk mencari pekerjaan impian atau yang ideal. Banyak juga pekerjaan Ideal yang penuh dengan segudang persyaratan, seperti batasan umur, pendidikan, tinggi badan, penampilan menarik, dan berbagai persyaratan lainnya. 


3. Gen Z berjuang pada masa ketidakstabilan Global.

Krisis iklim seperti musim yang tidak sesuai keadaan seharusnya tentu berpengaruh pada mental gen Z. ketidakstabilan global seperti masa pandemi Covid-19 tentu merubah gaya kerja dunia yang lebih baru. termasuk di Indonesia. Dampak  dari pandemi sebelumnya, membuat perusahaan berlomba-lomba menggunkan teknologi. Sehingga mengurangi peluang menambah tenaga kerja. 

Tulisan ini adalah opini penulis sebagai gen Z. Generasi dimana penulis merasakan dimana beratnya perjuang bekerja agar sekedar  dapat hidup, apalagi untuk sejahtera.  Gen Z saat ini adalah orang-orang yang akan memimpin negeri ini, tentu juga untuk mencapai Indonesia emas 2045. Jadi generasi ini harus saling berkolaborasi antar generasi dan tentu harus terus meningkat kapabilitas dirinya masing-masing dengan terus menambah softskill dan hardskill yang akan sangat diperlukan dalam mencapai harapan gen Z dan tentu dapat membuat bangsa ini menjadi bangsa yang maju. 



Banjarmasin, 13 Januari 2025

Afrelan Sius Silalahi.

Kamis, 28 November 2024

KISI-KISI SKB CPNS KPU SESUAI KEMENPANRB 2024


1.      Rapat pleno tertutup merupakan mekanisme pengambilan keputusan yang dihadiri oleh anggota KPU, KPU Provinsi dan KPU kab/kota, serta dihadiri oleh sekretaris jenderal KPU, Sekjen KPU provinsi, Sekjend KPU kab/kota.  Hal-hal yang akan dibahas dalam rapat tersebut adalah…

a.       memilih ketua KPU, KPU provinsi, KPU kab/kota, dan isu-isu krusial lainnya.

b.      Untuk mengumumkan hasil rekapitulasi pemilu secara nasional

c.       membahas hasil kerja secara periodik yang bersifat informasi publik

d.      Membahas pelanggaran etik pemilu dalam dalam tahapan pemilu

e.      Hanya rapat rutin sebagai formalitas  lembaga


2.       Perselisihan hasil pemilu (PHPU) ditangani oleh lembaga negara, yaitu …

a.       Komisi Yudisial

b.      Mahkamah konstitusi

c.       Bawaslu

d.      Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

e.      Dewan Kehormatan Penyelangara Pemilu (DKPP)


3.       KPU Provinsi memilki tugas mejabarkan program dan melaksanakan anggaran; dan mengoordinasikan, menyelenggarakan dan mengendalikan tahapan penyelengggara pemilu yang berada di tingkat kabupaten/kota. tugas tersebut merupakan bagian fungsi KPU sebagai….

a.       policy maker

b.      regulator dan kordinator

c.       implementator

d.      Kordinator dan implementator

e.      kordinator


4.     Ketua Komisioner KPU memiliki tugas bertindak untuk dan atas KPU ke luar dan ke dalam . selain itu ketua KPU juga bertugas untuk mempimpin rapatt pleno dan seluruh kegiatan KPU.  Tugas KPU tersebut sesuai  UU no. 7 tahun 2017, Pasal :

a.       pasal 11

b.      pasal 12

c.       pasal 13

d.      pasal 14

e.      pasal 15


5.     berikut ini yang bukan wewenang Sekretariat jenderal KPU RI  adalah

A.      mengadakan dan distribusi perlengkapan pemilu

B.      mengangkat tenaga pakar/ahli sesuai kebutuhan KPU

C.      memberikan layanan adminisitrasi , ketatatusahaan dan SSDM

D.      Menjatuhkan sanksi adminisrasi kepada pegawai KPU provinsi, KPU kab/kota yang mengakibatkan terganggunya pemilu.

E.       membuat berita acara dan setifikat rekapitulasi hasil pemilu


6.  Jumlah Anggota KPU provinsi yang jumlahnya penduduknya sama dengan 10.000.000 (sepuluh juta) atau lebih  adalah ........orang

a. 5

b. 6

c.7 

d.8

e.9  

sumber pasal 10 UU NO.  7 tahun 2017,  jika  jumlah penduduk 10 JT ke bawah anggota KPU adalah 5 orang

7. penentuan jumlah anggota KPU kabupaten/kota adalah jumlah penduduk ditambah hasil kali luas wilayah dan jumlah daerah kecamatan. jika hasil perhintungan dengan rumus di atas hasilnya sama dengan 500.000  atau lebih maka jumlah anggota KPU adalah .....orang

a. 5

b. 6

c. 7

d. 8

e. 9

sumber pasal 10  UU NO.  7 tahun 2017,  jika  hasil perhitungan 500.00 jumlah anggota KPU ada;ah 5 orang, jika hasilnya kurang dari 500.000  anggota KPU adalah 3 orang 

CONTOH SKB CPNS/PPK KPU 2024 formasi Penata Kelola Pemilu

 1. Pemilu untuk memilih anggota DPD dilaksanakan dengan sistem...

2. Jumlah Kursi DPR-RI yang tersedia tahun 2019 adalah...

3. Sistem pemilu DPR-RI adalah sebagai berikut...

4. Jumlah Kursi DPR-RI yang tersedia tahun 2024 adalah...

5. KPU kabupaten/kota memiliki fungsi utama sebagai ....

a. Implementator 

b. Regulator 

c. kordinator

d. korwil provinsi

e. penyelengara dan kordinator KPU Provinsi


Kamis, 14 November 2024

11 contoh Soal Kepemiluan SKB CPNS / PPPK KPU PENATA KELOLA PEMILU 2024

1.       Rapat pleno tertutup merupakan mekanisme pengambilan keputusan yang dihadiri oleh anggota KPU, KPU Provinsi dan KPU kab/kota, serta dihadiri oleh sekretaris jenderal KPU, Sekjen KPU provinsi, Sekjend KPU kab/kota.  Hal-hal yang akan dibahas dalam rapat tersebut adalah…

a.       memilih ketua KPU, KPU provinsi, KPU kab/kota, dan isu-isu krusial lainnya.

b.      Untuk mengumumkan hasil rekapitulasi pemilu secara nasional

c.       membahas hasil kerja secara periodik yang bersifat informasi publik

d.      Membahas pelanggaran etik pemilu dalam dalam tahapan pemilu

e.      Hanya rapat rutin sebagai formalitas  lembaga

2.       Perselisihan hasil pemilu (PHPU) ditangani oleh lembaga negara, yaitu …

a.       Komisi Yudisial

b.      Mahkamah konstitusi

c.       Bawaslu

d.      Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

e.      Dewan Kehormatan Penyelangara Pemilu (DKPP)

3.       KPU Provinsi memilki tugas mejabarkan program dan melaksanakan anggaran; dan mengoordinasikan, menyelenggarakan dan mengendalikan tahapan penyelengggara pemilu yang berada di tingkat kabupaten/kota. tugas tersebut merupakan bagian fungsi KPU sebagai….

a.       policy maker

b.      regulator dan kordinator

c.       implementator

d.      Kordinator dan implementator

e.      kordinator

4.       Ketua Komisioner KPU memiliki tugas bertindak untuk dan atas KPU ke luar dan ke dalam . selain itu ketua KPU juga bertugas untuk mempimpin rapatt pleno dan seluruh kegiatan KPU.  Tugas KPU tersebut sesuai  UU no. 7 tahun 2017, Pasal :

a.       pasal 11

b.      pasal 12

c.       pasal 13

d.      pasal 14

e.      pasal 15

5.       berikut ini yang bukan wewenang Sekretariat jenderal KPU RI  adalah

A.      mengadakan dan distribusi perlengkapan pemilu

B.      mengangkat tenaga pakar/ahli sesuai kebutuhan KPU

C.      memberikan layanan adminisitrasi , ketatatusahaan dan SSDM

D.      Menjatuhkan sanksi adminisrasi kepada pegawai KPU provinsi, KPU kab/kota yang mengakibatkan terganggunya pemilu.

E.       membuat berita acara dan setifikat rekapitulasi hasil pemilu

 

6.      KPPS merupakan panitia  ad hoc KPU yang di bentuk oleh ?

 

a. KPU RI

b. KPU Kabupaten

c. PPK

d. PPS

e. PPK dan PPS

 

7.  Pemungutan suara ulang di TPS dilaksanakan paling lama ( …. ) hari setelah hari pengumutan suara berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten/Kota

a. 14 hari

b. 12 hari

c. 13 hari

d. 10 hari

e. 9  hari

 

sumber : Pasal 273 ayat 3 UU NO. 7 tahun 2017

 

8.  Sitem distrik berwakil banyak digunakan untuk memilih ….

a. PILPRES

b. Anggota DPRD Provinsi

c. Anggota DPRD Kabupaten/Kota

d. Anggota DPD

e. DPRA pada KIP

 

9. KPPS memberikan undangan (C6) kepada Pemilih untuk menggunakan hak pilihnya paling lambat …  hari sebelum tanggal pemungutan suara.

a. 1 hari

b. 2 hari

c. 3 hari

d. 4 hari

e. 5 hari

10. Kepala daerah  (Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota), yang mencalonkan kembali pada daerah yang sama, selama masa kampanye harus memenuhi ketentuan ….

 

a. Menjalani cuti tahunan dan dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya.

b. Menjalani cuti biasa dan dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya.

c. Mengundurkan diri

d. menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya

e. menjalani cuti di luar tanggungan negara dan dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya

 


11. Daftar pemilih disusun beberapa tahap.  Tahapan pertama dalam penyusunan daftar pemilih adalah......

a. Menetapkan daftar pemilih sementara (DPS)

B. Penysusunan daftar pemilih tetap (DPT)

C. Penyusunan daftar pemilih tambahan (DPTb)

d. Verifikasi lapangan daftar pemilih oleh KPU

e. Melakukan Pemuktahiran data pemilih


Pembahasan :  

PKPU No. 37  Tahun 2018  perubahan dari PKU No. 11 PKPU 2018  TENTANG PENYUSUNAN DAFTAR PEMILIH DI DALAM NEGERI DALAM PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM 

Pasal 1 Ayat 32 :  Daftar Pemilih adalah data Pemilih yang disusun oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota berdasarkan hasil penyandingan Data Pemilih Tetap Pemilu atau Pemilihan terakhir yang dimutakhirkan secara berkelanjutan dengan DP4 untuk selanjutnya dijadikan bahan dalam melakukan pemutakhiran.

KOLABORASI ANTAR GENERASI